Diberdayakan oleh Blogger.

Peta Allah

Peta Allah
Pdt. Dr. Stephen Tong


Tuhan menciptakan manusia pada hari ke-6, sesudah alam semesta diciptakan.Ini menunjukkan bahwa manusia itu penting, berharga di mata Tuhan. Segalasesuatu diciptakan untuk manusia. Manusia diciptakan segambar dengan petadan teladan Allah. Hanya manusia yang mirip Tuhan.
Hanya manusia yang memiliki kemuliaan dan hormat Tuhan. Peta dan teladan
Allah di sini tidak bisa dipahami secara jasmani. Allah adalah Roh, karena itu kita
harus datang dengan roh dan kebenaran. Peta dan teladan Allah dapat dipahami
dengan hal-hal sebagai berikut di bawah ini.
1. Manusia adalah makhluk rohani
Manusia bisa berpikir dan merasakan melintasi materi.
Ini memungkinkan Roh Kudus bekerja, mengerti Firman, dan membuatmanusia mempunyai iman.2. Manusia adalah makhluk yang mempunyai hati nurani
Nur berarti cahaya. Tuhan membagikan cahaya yang sangat mulia di dalam
hati manusia.
Hati kecil kita senang jika kita berbuat baik, dan menuduh jika berbuat jahat/
dosa.
3. Manusia adalah makhluk yang kekal
Allah itu kekal, dan Tuhan menciptakan manusia dengan sifat kekal pula.
Hidup manusia setelah mati tidak selesai, ia akan menghadap tahta Tuhan
untuk mempertanggungjawabkan kehidupannya di dunia. Jika manusia tidak
mengenal Tuhan, maka ia akan hidup tanpa penyertaan Tuhan selamalamanya.

4. Manusia memiliki rasio/pikiran
Hanya manusia yang dapat berpikir. Binatang, tumbuh-tumbuhan, atau tata
surya tidak bisa berpikir. Dengan rasio, maka manusia bisa mengerti kebenaran
Tuhan. Dengan rasio, manusia memiliki kesadaran diri.
Tapi bagaimanakah kehidupan manusia sekarang?Manusia sudah jatuh dalam dosa. Dosa telah merusak semuanya. Manusiamencoba mengenal Tuhan dengan caranya sendiri. Manusia hidup menurutihawa nafsu, tidak mau memerhatikan hati nuraninya, tidak mempedulikan
pertanggungjawaban saat pengadilan Tuhan. Manusia melawan kebenaran, dan
memakai rasio untuk membenarkan diri.
Sun Yat Sen membagi manusia menjadi tiga.
1. Manusia yang sadar sebelum berbuat dosa.
2. Manusia yang sadar setelah berbuat dosa.
Baru setelah kena penyakit kelamin, sadar telah berbuat zina.
Baru setelah semua hancur, sadar tawuran tidak baik.
3. Manusia yang dari awal hingga akhir tidak sadar akan dosanya.
Bagaimana dengan hidup Saudara?
Apakah hidup Saudara sudah mencerminkan peta dan teladan Allah?
Kalau belum, Saudara perlu Juruselamat yang menebus dosa Saudara. Saudara
perlu Tuhan Yesus.
Siapakah Tuhan Yesus?
Bandingkan Tuhan Yesus dengan tokoh-tokoh dunia sepanjang sejarah.
Yesus hidup suci, tanpa dosa. Dalam hidup-Nya yang suci dan tanpa dosa, Ia
disalib dan mati untuk menanggung hukuman manusia, hukuman yang
seharusnya kita terima. Karena manusia makhluk mulia, maka ia perlu ditebus.
Segeralah datang kepada Tuhan Yesus. Bawa dosa Anda kepada Dia, terima
Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Dia akan menyucikan dosa Saudara.
Tuhan memberkati.


Source : http://generasi-intelektual.blogspot.co.uk/






http://generasi-intelektual.blogspot.co.uk/

 
0 Komentar untuk "Peta Allah"

Back To Top